Setiap tahun 4 Hektar Lahan Produktif di Kabupaten PurworejoTerus Menyusut



Purworejo-  Lahan produktif untuk areal persawahan di kabupaten Purworejo setiap tahun mengalami pentusutan. Badan Pertahanan Negara (BPN) mensinyalir lahan seluasempat hektar dipastikan lenyap dari data lahan produktif.

Hal itu disampaikan oleh kepala Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan Purworejo Dri Sumarno kepada Purworejo ekspress, kemarin. Penyebab utama hilangnya lahan itu dikarenakan adanya alih fungsi lahan. Pertumbuhan penduduk menjadikan penyebab utama hilangnya lahan-lahan produktif dan itu tidak bisa kita  tolak," ungkap Dri.

Jika seringkali disebut lahan produksi padi di Purworejo mencapai luas 35.000 Ha, Dri menyatakan bahwa jumlahnya tidak sebanyak itu. " Hingga kini belum ada sensus lagi tentang pertanian sehingga data yang dipakai adalah data lama dan diyakini bahwa sekarang ini penyusutanya sudah banyak.

Disingggung luas ada sebanyak 33.000 Ha, Dri juga menyatakan pesimis. "Hanya saja kisaranya tidak jauh dari jumlah tersebut. Sejumlah itu bisa lebih bahkan bisa kurang,"  tambahnya. Meskipun mengalami penyusutan, Dri mengaku terus memacu petani melalui kelompok-kelompok tani untuk bisa mengoptimalkan produksi padinya.
"Siapapun butuh makan, jadi dengan yang ada kita berusaha agar produksinya tetap stabil. meski demikian kita juga tetap bisa ramah lingkungan," tegasnya.

Terkait tentang pembukaan lahan baru, Dri menyatakan bahwa di Purworejo sudah tidak memungkinkan adanya penambahan areal lahan. "Kemungkinannya kecil kalau membuka lahan baru, karena berbagai aspek harus kita kaji utamanya pasokan air," tambahnya.

Related

Berita 6256634994481323708

Post a Comment

emo-but-icon

Follow Us

Hot in week

Recent

Comments

Connect Us

item